Pages

Jumat, 18 Maret 2011

Kumuhnya Kota JAKARTA....

sedihnya bila hidup dijakarta, banyak para pendatang yang datang ke kota megah jakarta, tapi apakah pemerintah tidak mengira banyak warga negaranya yang tuna wisma banyaknya. Dimana mereka tinggal saat ini, banyak yang tidak menyangka mereka hidup dikolong jembatan yang bising akan kendaraan yang berlalu lalang, hujan kehujanan, tapi apa jawaban mereka, "bagaimana lagi kami tidak punya biaya untuk tinggal dirumah yang layak".
Apalagi baru-baru ini diberitakan warga kolong jembatan yang singgah di bawah rel kereta api, akan  segera digusur, sedih tentu pastinya sangat sedih, tapi apa boleh buat kota jakarta yang terkenal dengan ibukota Indonesia yang indah sebagai kota metropolis, masih banyak warga negaranya  yang miskin, tinggal di tempat yang tak layak, bahkan kumuh. Diberitakan ekonomi indonesia tahun 2011 meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Apakah bisa dikatakan meningkat sedangkan jika dilihat secara keseluruhan masih banyak warga negaranya yang tinggal di kolong-kolong jembatan, yang kaya tambah kaya, yang miskin.........
tambah miskin begitulah panorama Ibu Kota Jakarta saat ini. Bukankah seorang warga negara indonesia adalah seorang yang diakui oleh negara dan telah tertulis di UUD 1945. Siapa yang harus disalahkan pada saat ini , kita tidak bisa menyalahkan sepenuhnya kepada pemerintah. semuanya kembali pada diri kita masing-masing bagi yang mempunyai hati nurani dan mau berpikir untuk orang-orang disekitar kita yang membutuhkan bantuan dari kita warga negara indonesia.


0 komentar:

Posting Komentar